Sosok
Muallim K.H. Syafi’I Hadzami, Ulama Asli Betawi yang Disegani para Habaib PDF Print E-mail
Jumat, 14 November 2008
Pada masa kekuasaan Prabu Siliwangi, kawasan Betawi disebut sebagai Sunda Kelapa di bawah kerajaan Pajajaran. Pada Masa kerajaan Islam, kawasan ini berada di bawah kendali Kesultanan Banten, sedangkan ketika Belanda datang, maka ia disebut sebagai Batavia. 
Read more...
 
KH. Saifuddin Zuhri: Santri, Wartawan, dan Pejuang PDF Print E-mail
Senin, 10 November 2008
Asal-usul Keluarga dan Pendidikan

Saifuddin dilahirkan dari rahim seorang ibu yang bernama Siti Saudatun, istri Mohammad Zuhri pada tanggal 1 Oktober 1919 di Kawedanan Sokaraja – Tengah Banyumas Jawa Tengah.

Read more...
 
Syeikh Inyak Jamil Jaho PDF Print E-mail
Jumat, 31 Oktober 2008
Jaho adalah sebuah daerah kecil yang terletak di bukit Tambangan, antara wilayah perbatasan Aceh, Padang Panjang, dan Tanah Datar, Minang (Sumatera Barat). Daerahnya sejuk dan asri, penduduknya bersahaja, dan hidup secara rukun dan damai.
Read more...
 
Fahmi Chatib (1930-1997) PDF Print E-mail
Selasa, 28 Oktober 2008

Fahmy Chatib lahir pada tanggal 8 Dzulhijjah 1348 H, bertepatan dengan tanggal 1 Mei 1930 M di Negari Kubang, Kabupaten 50 Kota Sumatra Barat.  Fahmy Chatib lahir dari pasangan H. Ahmad Chatib dan Urai Sani.

Read more...
 
Djarnawi Hadikusumo (1920-1993): Tokoh Utama Pencak Silat Tapak Suci Muhammadiyah PDF Print E-mail
Jumat, 19 September 2008

Beliau dilahirkan pada tanggal 4 Juli 1920 di Kauman, Yogyakarta. Djarnawi Hadikusumo merupakan anak dari pasangan Ki Bagus Hadikusumo dengan Siti Fatimah. Nama kecilnya adalah Djarnawi, setelah dewasa, dibelakangnya ditambah dengan nama Hadikusumo.

Read more...
 
Kiai Haji Ibrahim (1874-1932) PDF Print E-mail
Jumat, 12 September 2008
Sebelum KH. Ahmad Dahlan - pendiri Muhammadiyah dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah pertama - meninggal dunia, ia berpesan kepada para sahabat-sahabatnya agar tongkat kepemimpinan Muhammadiyah sepeninggalnya diserahkan kepada Kiai Haji Ibrahim. Pada awalnya dengan amanat yang diberikan kepadanya ini, Kiai haji Ibrahim merasa enggan dan merasa berat karena merasa dirinya kurang mampu dalam berorganisasi. Namun, karena desakan yang kuat dari sahabat-sahabatnya dan setelah beberapa kali melakukan shalat istikharah dia bersedia dan menerima amanat tersebut.
Read more...
 
Asrul Sani: The Three Musketeers: “Tokoh NU Perintis Perfilman Indonesia” (3) PDF Print E-mail
Selasa, 09 September 2008
Asrul Sani lahir di Rao, suatu daerah di sebelah utara Sumatera Barat , pada tanggal 10 Juni 1926, hampir berbarengan dengan kelahiran NU. Ayahnya adalah sang raja yang bergelar ‘Sultan Marah Sani Syair Alamsyah Yang Dipertuan Sakti Rao Mapat.’ Meski membenci Belanda, ayahnya sangat menggemari musik klasik. Karena itu, Asrul patut berbangga hati karena sebelum bersekolah, ia sudah mendengar karya-karya terkenal dari Schubert.
Read more...
 
Usmar Ismail: The Three Musketeers: “Tokoh NU Perintis Perfilman Indonesia PDF Print E-mail
Kamis, 04 September 2008
Selain H. Djamaluddin Malik, NU juga diperkuat oleh Usmar Ismail, laki-laki kelahiran Bukittinggi tahun 1921. Usmar Ismail memulai karir sebagai asisten sutradara di Perfini yang didirikan pada tahun 1950. Film pertamanya adalah ‘Darah dan Do’a’.
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Results 1 - 12 of 25