|
Selasa, 18 November 2008 |
|
Berawal dari sebuah musholla pada tahun 1970-an, kemudian pada tahun 1992 atas kedermawanan bapak H. Laharta dibangunlah musholla tersebut menjadi masjid. Jadi pendirian masjid ini memang sumber pendanaannya murni dari bapak H. Laharta, karena dia pengusaha yang sukses. Sedangkan tanah ini berasal dari wakaf tanah TNI Angkatan Darat, karena wilayah ini adalah kompleks angkatan darat. Masjid Raihanul Hamim yang berada tidak jauh dari masjid Rahmatul Huda juga dana pembangunannya berasal dari bapak H. Laharta itu, terang bapak Waluyo Paryono. |
|
Read more...
|
|
|
Senin, 27 Oktober 2008 |
|
Masjid Al-Ma’shum ini dulunya adalah langgar yang dibangun pada tahun 1930-an. Namanya juga belum Al-Ma’shum tetapi diberi nama sama warga dengan nama “Langgar Pak Digul”. Pak Digul ini yang mewakafkan tanahnya untuk dibangun langgar, kebetulan beliau adalah kakek saya. Langgar ini juga fisiknya masih memakai papan, bukan batu, jadi masih sangat sederhana. Ujar Ustadz H. Hasan Thoyib, pengurus Masjid Al-Ma’shum dengan logat betawinya yang kental.
|
|
Read more...
|
|
|
Jumat, 19 September 2008 |
|
Langgar (baca: musholla) babeh Nung, itulah nama masjid Nurul Huda ketika masih berupa langgar (musholla). Babeh Nung adalah orang tua dari Hj. Asiah yang mewakafkan sebidang tanah untuk dibangun langgar. Nama Asli Babeh Nung adalah Muhammad Nur. Langgar babeh Nung ini dibangun pada tahun 1956, kalau dihitung saat ini sudah berusia sekitar 52 tahun. “Menurut, H. Abdul Shomad, Pengurus masjid Nurul Huda.” |
|
Read more...
|
|
|
Selasa, 16 September 2008 |
|
Datangnya bulan suci Ramadhan, seluruh umat muslim Indonesia dan dunia menyambut dengan suka cita. Berbagai kegiatan menghiasi bulan suci ramadhan. Begitu pula dengan masjid Sabilul Huda yang berada di Jl. Rela RT 09/09 Kelurahan Menteng Atas Setiabudi Jakarta Selatan yang diketuai oleh Drs. H. Mualim Suhud, MM, melaksanakan berbagai kegiatan untuk mengisi bulan suci Ramadhan dengan hal-hal yang bermanfaat. Masjid yang sedang dipugar menjadi dua lantai ini turut memeriahkan bulan yang suci dan penuh rahmat Allah swt. |
|
Read more...
|
|
|
Selasa, 09 September 2008 |
|
Seperti masjid-masjid Jakarta pada umumnya yang berawal dari sebuah musholla, demikian halnya dengan masjid Al-Mutathohhirin. Pada tahun 1960, H. Ali, warga Jl. Agung Raya I RT 02/04 Kel. Lenteng Agung Jakarta mewakafkan tanahnya untuk dibangun sebuah musholla yang menjadi sarana beribadah warga setempat. |
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 Next > End >>
|
| Results 1 - 9 of 55 |