Konsultasi Halal Oleh H. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Ec, Ph.D (Direktur LPPOM dan President World Halal Council)
|
Jumat, 21 November 2008 |
|
Assalamu’alaikum Wr. Wb. Bapak yang saya hormati, Indonesia kini menjadi salah satu Negara pengimpor daging sapi. Secara tidak disadari kita sering mengkonsumsi daging sapi tersebut tanpa mengetahui kehalalannya, bagaimana kehalalan daging sapi impor tersebut? Mohon penjelasannya secara detail. Terima kasih atas penjelasannya. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Ati Nur Halimah Jakarta
|
|
Read more...
|
|
|
Selasa, 04 November 2008 |
|
Assalamu’alaikum Wr.Wb. Saya ingin bertanya apakah asam organik, pengental dan vitamin, itu sudah halal?. Dan apa ada peluang keharaman pada asam- asam organic yang sering digunakan di industri pangan (xanthan gum, cmc, dan lain-lain) serta vitamin yang digunakan pada industri minuman serbuk instant? Jazakumulloh. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Riza – Sulawesi |
|
Read more...
|
|
|
Senin, 27 Oktober 2008 |
|
Assalamu’alaikum Wr.Wb. Saya pernah mendapatkan sebuah makanan, tepatnya mie instan. Judul makanan ini adalah Instan Noodle ”Pork Flavor”. Tetapi ketika saya periksa pada ingredientnya tidak terdapat daging babi atau bahan-bahan yang terbuat dari babi ( misalnya Iard dan sebagainya ). Mungkin saja makanan tersebut memang tidak mengandung babi, karena teknologi pangan saat ini sudah mampu menghasilkan rasa yang sintesis. Pertanyaan saya adalah apakah suatu makanan yang dari segi bahannya tidak mengandung babi atau bahan haram, tetapi dinamakan sebagai rasa babi diperbolehkan? Lalu bagaimana dengan nama-nama yang sudah umum seperti halnya bakso, bakwan dan seterusnya. Setahu saya katabak di depan pintu itu dalam bahasa aslinya berarti babi. Terima kasih. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Rina Kalimantan |
|
Read more...
|
|
|
Senin, 22 September 2008 |
|
Assalamu’alaikum Wr. Wb. Dalam label makanan yang dikemas sering saya baca adanya lesitin dan digliserida. Dapatkah Bapak menerangkan apa dan buat apa bahan tersebut digunakan dalam produk makanan? Mohon dijelaskan secara detail. Terima kasih. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Andi Soraya Jakarta |
|
Read more...
|
|
|
Senin, 15 September 2008 |
|
Assalamu’alaikum Wr. Wb Saya Ayu ingin berkonsultasi mengenai makanan halal. Belakangan ini, semakin banyak makanan yang dijual dengan penambahan bahan pengawet. Pertanyaan saya, halalkah mengkonsumsi dengan bahan pengawet, semisal boraks? Jika diperbolehkan berapa batas atau kadarnya? Apakah bahan pengawet seperti boraks dan sejenisnya termasuk halal untuk digunakan? Terima kasih. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Ayu Arman Pisangan Ciputat – Tangerang |
|
Read more...
|
|
| | << Start < Prev 1 2 3 4 Next > End >>
| | Results 1 - 9 of 29 | |
|
|
Dinar
29.10.2008
Adakah pemilik dinar yang pernah menjual dinarnya ke toko emas biasa dan dibeli? Demikian. Saya juga tertarik dengan…
Baca Juga
|
|
Fiqh Muamalah
21.11.2008
Baca Juga
Halal !
21.11.2008
Assalamu’alaikum Wr. Wb. Bapak yang saya hormati, Indonesia kini menjadi salah satu Negara pengimpor daging…
Baca Juga
Zakat
18.11.2008
Kenapa zakat profesi dianalogikan dengan zakat pertanian pada waktu bayar (tiap terima hasil) sementara prosentasenya ikut zakat maal? Ada model…
Baca Juga
Perbankan Syariah
28.10.2008
Assalamu'alaikum wr. Wb Kepada Bapak Pengasuh yang terhormat, saya ingin bertanya mengenai produk KPRS salah satu perbankan…
Baca Juga
|
|