|
Proses Untuk menikah di Indonesia Secara Umum |
|
|
|
|
Rabu, 20 Agustus 2008 |
|
Menikah merupakan suatu tahap yang dilalui bagi awal mula sebuah kehidupan baru. Pernikahan juga membuat seorang pria dan wanita berpisah dari keluarga besar. Untuk acara pernikahan diperlukan persiapan yang matang agar menjadi acara yang tidak terlupakan dan membahagiakan bagi pihak mempelai, keluarga maupun rekan-rekannya. Berikut proses menikah secara umum di Indonesia :
Calon Mempelai Pria harus membuat surat numpang nikah (biasanya disebut NA), Ini surat dari KUA (Kantor Urusan Agama) kecamatan tempat calon mempelai pria tinggal untuk diserahkan ke KUA kecamatan yang akan dilaksanakannya ijab kabul. Proses membuat NA ini melalui beberapa tahap. Pertama, lapor ke RT, RW lanjut ke kelurahan baru ke KUA kecamatan. ini memerlukan biaya administra. Tapi, jika kedua pasangan tinggal di satu kecamatan tidak perlu membuat surat NA ini- Calon mempelai wanita setelah mendapatkan surat NA dari calon mempelai pria harus memproses ke KUA kecamatannya. Disertai foto calon mempelai wanita dan calon mempelai prianya, lalu membayar biaya administrasi. Nanti KUA di kecamatan calon mempelai wanita akan memberikan daftar keperluan-keperluan yang dibutuhkan untuk menikah contohnya surat kesehatan, biaya untuk buku nikah dan penghulu.
- Untuk kedua pasangan mungkin menerapkan kebutuhan yang diperlukan, seperti memesan cincin kawin, membeli barang-barang untuk seserahan, sedangkan calon mempelai wanitanya luluran agar terlihat cantik.
- Menyiapkan undangan juga harus diperhitungkan. Soalnya undangan ini penting untuk menyebarkan berita gembira ke seluruh orang yang dekat atau yang kita kenal, supaya tidak terjadi salah paham nantinya.
- Undangan jadi, bukannya kita malah tenang, tapi pekerjaan tambahan menanti. kita harus mendaftar seluruh orang yang akan kita undang. Jika undangannya terbatas berarti kita harus memilih siapa saja yang kira-kira bakal diundang atau tidak. Setelah itu, kita sebarkan undangan, bisa lewat pos atau diantar langsung.
- Selanjutnya perapan pesta. Rata-rata hampir sama mau di rumah atau di gedung. Perapannya mulai dari upacara adat, katering, tenda, dekorasi, tata rias, pengeras suara (sound system) dan alat musik dan penyanyinya, tukang foto atau video. Jika di gedung hanya dikurangi tenda atau kadang-kadang ada juga gedung yang sudah menyediakan sound system. Jika ada dana berlebih, kita dapat menyewa wedding organizer (WO).
- Untuk acara kita harus menyiapkan panitia pelaksana, tidak mungkin pesta besar hanya diurus oleh dua atau tiga orang, namun butuh panitia. Seperti siapa yang akan menjadi pembawa acara, keamanan, penjaga makanan, pagar bagus dan pagar ayu, penerima tamu, petugas meja tamu, pemberi pidato, pembaca doa dan pengatur acara.
- Untuk calon mempelai pria, harus menyiapkan seserahan untuk di bawa ke tempat calon mempelai wanita. (Nola)
|
|