BPRS Hikmah Salurkan Rp. 13,8 miliar di Bulan Ramadhan PDF Print E-mail
Kamis, 25 September 2008
Tangerang (25/9). Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Harta Insan Karimah (Hikmah) selama Bulan Ramadhan berhasil menyalurkan dana sebesar Rp. 13,8 miliar kepada masyarakat melalui produk pembiayaan. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Marketing BPRS Hikmah, Toto Suharto pada pkesinteraktif (23/9).

Image“Pembiayaan di BPRS Hikmah, biasanya meningkat menjelang Idul Fitri ini hingga mencapai 2 kali lipat. Sudah hampir 5 tahunan, selalu booming disemester kedua,” ungkapnya. 

Lebih lanjut Toto mengungkapkan bahwa mendekati Idul Fitri ini, pembiayaan yang lebih banyak diberikan adalah pembiayaan produktif dengan menggunakan skim musyarakah. Menurutnya memberikan pembiayaan dengan skim ini lebih menguntungkan dibandingkan dengan skim murabahah. “Usaha mereka sudah jelas, permintaaan dan penawaran produk mereka sudah bisa diprediksi, sehingga kami aman jika menggunakan skim musyarakah,” tambahnya. 

Beberapa usaha yang dibiayai oleh BPRS Hikmah antara lain pembiayaan untuk supplier daging sapi, pengusaha kulit sapi dan kerbau, perdagangan pakain jadi serta lapak barang bekas. “Pembiayaan di empat sektor itu selalu meningkat menjelang lebaran ini (Idul Fitri). Untuk daging sapi dan kulit (sapi & kerbau) saja, total pembiayaan di 3 cabang BPRS Hikmah mencapai Rp. 5 miliar untuk masing-masing sektor,” jelasnya. 

Akibat booming ini, BPRS Hikmah harus menyiapkan dana yang besar untuk membackup pembiayaan. Banyak BPRS yang berhenti menyalurkan pembiayaan selama Ramadhan dikarenakan sulitnya pendanaan. Selain itu, BPRS harus menyiapkan dana yang cukup besar dikarenakan tingkat penarikan dana baik deposito maupun tabungan yang meningkat menjelang Idul Fitri. 

“Alhamdulillah, saat ini fund rising kami cukup stabil, kami mendapatkan nasabah-nasabah potensial yang percaya dengan kami untuk menyimpan dananya untuk memback up likuiditas di Bulan Ramadhan,” tuturnya. 

Selain memperoleh pendanaan dari individual, BPRS yang asetnya mencapai Rp. 88,8 miliar per 31 Agustus 2008 ini, mendapat pendanaan melalui lingkage program dari Bank Muamalat Indonesia yang telah diterimanya pada Bulan Juli kemarin. Mengenai besarnya dana yang disalurkan oleh Bank Syariah pertama di Indonesia tersebut, Toto enggan menyebutkan. 

”Alhamdulillah, saat ini kami di back up sama Bank muamalat untuk memenuhi kebutuhan likuiditas untuk ekspansi pembiayaan, namun kami menjadikan dana tersebut sebagai sumber dana kedua, yang utama tetap dari DPK,” tutup Toto.  

BPRS Hikmah, per 31 agustus 2008 telah menyalurkan dana kemasyarakat sebesar Rp. 82 miliar, meningkat sebesar 28% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya menyalurkan sebesar Rp. 64 miliar. Pembiayaan tersebut, sebesar 95% disalurkan untuk usaha produktif dengan komposisi 56 miliar dengan skim murabahah dan 26 miliar dengan skim musyarakah. 

Disisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun sebesar Rp. 75 miliar meningkat 23% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp. 60,7 miliar. Total nasabah DPK sebesar 9600 orang sedangkan nasabah pembiayaan mencapai 1873 orang. (Maria.www.pkesinteraktif.com)