|
Jakarta (11/11) Direktur Pasca Sarjana Universitas Islam Azahra – Jakarta, Taufan Maulamin, meginginkan dalam program sarjana (S2) hukum bisnis syariah yang diselenggarakan dalam dua tahun ini sebagai tempat Taman Pendidikan Islam. Pasalnya hingga kini belum ada lembaga perguruan tinggi Islam manapun yang memposisioning diri sebagai taman pendidikan Islam.
Untuk mencita-citakan misi itu, dalam penerimaan mahasiswa S2 angkatan ke-2 ini, UI Azzahra akan merekrut para mahasiswa dari latar belakang lingkungan Islam yang berbeda-beda. Diantaranya dari NU, Muhammmadiyah, HTI, Ikhwanul Muslimin, Salafi dan lain-lain. “Kami ingin dikampus UI Azzahra ada perbagai ragam pemikiran yang heterogen dalam mengembangkan hukum dan bisnis syariah dan itu sangat bagus sekali sebagai bagian dinamika intelektual mahasiswa,”cetusnya. Sebagai target misi tersebut, di angkatan kedua ini sudah ada calon-calon mahasiswa dari HTI, Ikhwanul Muslimin dan Salafi untuk mengikuti program S-2 UI Azzahra. Untuk menjadi mahasiswa UI Azzahra, pihak managemen sengaja melakukan test Bahasa Arab, Bahasa Inggris, baca Al-Qur’an dan kemampuan ilmu ekonomi syariah. UI Azzahra memberikan biasiswa 100% jika calon mahasiswa memiliki prestasi terbaik selama test tersebut. “Test tersebut kami lakukan dengan harapan para lulusan kami bias berkompetisi dengan lembaga pendidikan lainnya,”terang Taufan. ( Agus Y www.pkesininteraktif.com) |