Pemda Harus Terlibat Dalam Program Prospek Mandiri PDF Print E-mail
Kamis, 13 November 2008

Jakarta (13/11) Deputi Menteri Negara Koperasi dan UKM Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha Chairul Djamhari, mengatakan, program pemberdayaan ekonomi prospek mandiri dibutuhkan dukungan penuh  pemerintah daerah.

“Pasalnya, hingga kini setelah mereka mendapatkan modal perkuatan  telah banyak melahirkan para pelaku wirausaha. Sehingga di program tersebut sangat membantu bagi pemda untuk menciptakan lapangan pekerjaan,” terang Chairul Djamari, pada wartawan di Jakarta.

Program Prospek Mandiri, kata Chairul Djamari, merupakan salah satu program dari pemerintah dalam memperdayakan masyarakat. Di program tersebut pemerintah memberikan dana bergulir pada koperasi untuk dikembangkan pada para anggotanya yang memiliki jiwa kewirausahaan.

Anggota koperasi yang mendapatkan program tersebut adalah anggota yang memiliki rencana bisnis untuk dikembangkan dalam  kewirausahaan. Menurut keterangan Chairul Djamari, saat ini sudah banyak para lulusan sarjana yang memanfaatkan program tersebut.

“Seperti untuk bisnis menanam kentang dan cabai di Wonosobo dan bisnis kerajinan tangan seperti yang ada di Yogyakarta,” paparnya.

Agar program itu tak berhenti, Chairul Djamari, berharap para pelaku program prospek mandiri bukan hanya sekedar mampu memproduksi saja tapi harus dikembangkan lebih jauh bagaiamana sistem pemasarannya. Maka disinilah peran dari pemda dalam mensinergikan program tersebut. Sehingga proses pemberdayaan dalam program prospek mandiri bisa terus berkelanjutan. (Agus Y www.pkesinteraktif.com)