BSM Bidik Petani Kelapa Sawit Sumut PDF Print E-mail
Jumat, 21 November 2008
Jakarta (21/11). Bank Syariah memiliki keunggulan sebagai penggerak ekonomi sektor riil. Bank Syariah Mandiri (BSM) memiliki layanan pembiayaan pada petani kelapa sawit. Menurut  Kepala Bagian Pembiayaan Komersial Cabang BSM, Gunawan Arif Hartono, Bank Syariah membidik para petani kelapa sawit yang berada di daerah Langsa, Aceh, dan Sumatera Utara.

ImageTerdapat dua akad pilihan untuk pembiyaan jenis ini, yaitu murabahah (jual beli) dan musyarakah (penyertaan modal). Pembiayaan mayoritas yaitu murabahah untuk membeli barang modal (mesin-mesin) dan lahan kebun kelapa sawit. 

Pasca krisis global yang melanda negeri ini, petani kelapa sawit mengalami kendala menurunnya harga komoditi di pasar global. Keuntungan dan permintaaan kelapa sawit menurun, akibat daya beli dan pendapatan masyarakat menurun. 

Harga kelapa sawit pada level TBS (Pandan Buah Segar) kelapa sawit menurun drastis. Dari semula seharga Rp 2000/kg menjadi Rp 300/kg per awal November 2008. Petani yang merasakan dampak tersebut salah satunya yang berada di daerah Sumatera Utara. Kendati mereka hanya memproduksi bahan baku kelapa sawit, mereka terkena imbas krisis global akibat permintaan TBS yang menurun. 

Gunawan menuturkan, meski krisis global melanda Indonesia, petani TBS kelapa sawit yang mengajukan pembiayaan pada BSM masih marak, bahkan pada satu wilayah Sumatera Utara, mencapai lebih dari 100 nasabah. Masing-masing mendapat pembiayaan sebesar Rp 1-100 miliar. (Nola, www.pkesinteraktif.com)