Menu

BSM Raih Annual Report Award 2009

  • Written by Administrator
  • Category: Bank
  • Hits: 973

JAKARTA (22/9)—PT Bank Syariah Mandiri (BSM) meraih penghargaan Annual Report Award (ARA) 2009. BSM menjadi juara pertama untuk kategori Perusahaan Swasta Keuangan Non Listed. Penghargaan tersebut merupakan kerjasama Kementerian Keuangan, BUMN, Bursa Efek Indonesia, Bank Indonesia, Ikatan Akuntan Indonesia, Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), Direktorat Jenderal Pajak, serta Bapepam-LK.

Penyerahan penghargaan dilakukan pada Rabu (22/9) malam di Jakarta.  Hadir pada malam penganugerahan ARA Menteri BUMN Mustafa Abubakar, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Keuangan Agus D Martowardojo, Deputi Gubernur BI, Budi Rochadi dan Muliaman D Hadad, serta Ketua Bapepam-LK Fuad Rahmani. Direktur BSM, Sugiharto, menerima Trofi ARA 2009 dari Deputi Gubernur BI Muliaman D Hadad.

Annual Report Award adalah penghargaan atas keterbukaan perusahaan pemerintah dan swata, publik (Listed) dan Non Publik (Non Listed) yang ditunjukkan dalam Laporan Tahunan (Annual Report) perusahaan. Penerapan prinsip GCG atau transparansi informasi yang baik merupakan komponen utama penilaian pada ARA 2009. Pelaksanaan CSR perusahaan juga merupakan salah satu komponen penilaian.

Ketua Tim Juri, Mar’ie Muhammad, mengatakan penyelenggaraan ARA tahun ini merupakan yang ke-9. Menurut dia, jumlah perusahaan yang diseleksi tahun 2009 sebanyak 176 dengan 22 pemenang atau naik dibanding tahun lalu di mana ada 160 perusahaan dengan 21 pemenang.

Adapun kategori perusahaan dibagi atas BUMN/BUMD Keuangan-Listed, BUMN/BUMD Keuangan-Non Listed, BUMN/BUMD Non Keuangan-Listed, BUMN BUMD Non Keuangan-Non Listed,  Perusahaan Swasta Keuangan-Listed, Perusahaan Swasta Keuangan-Non Listed, Perusahaan Swasta Non Keuangan-Non Listed, dan Perusahaan Swasta non Keuangan-Non Listed.       

Direktur Utama BSM, Yuslam Fauzi mengaku bersyukur atas penghargaan tersebut. Menurut dia, BSM terus meningkatkan kinerja serta terus menerapkan prinsip-prinsip GCG dalam operasional perbankan. Hal ini juga dilakukan dalam rangka mendukung Indonesia yang lebih baik. ”Mudah-mudahan dengan dukungan seluruh Stakeholders, BSM terus menunjukkan kinerja yang semakin baik untuk menjadi bank kebanggaan kita semua, bangsa Indonesia tercinta,” kata Yuslam Fauzi.

Sebagai salah satu bentuk peningkatan kinerja adalah peningkatan perfoma finansial. Per Agustus 2010, aset BSM telah mencapai Rp27,17 triliun dengan jumlah Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp23,78 triliun dan Pembiayaan Rp21,19 triliun.

Adapun market share BSM terhadap industri perbankan syariah, per Juli 2010 adalah sebagai berikut:
-    Aset:        34,40%
-    DPK:        39,19% (Giro: 58,48%; Tabungan: 43,60%, dan  Deposito: 30,32%)    
-    Pembiayaan:    35,23%

Dari sisi jaringan, per 23 September 2010, BSM telah memiliki 464 outlet, Perinciannya terdiri atas: 91 Kantor Cabang, 208 Kantor Cabang Pembantu, 34 Kantor Kas,  52 Kantor Layanan Syariah, 52 Payment Poin, 13 Kas Keliling, 14 Gerai Online.

Penghargaan yang diraih BSM

Bukti lain atas peningkatan kinerja BSM adalah penghargaan yang diperoleh BSM sepanjang tahun 2010. Pada 30 Agustus 2010, BSM memperoleh penghargaan Investor Award untuk kategori Bank Syariah Terbaik 2009. Pada 6 Agustus 2010, BSM meraih predikat The Best Islamic Fully Pledged Bank dari Karim Business Consulting. Penghargaan tersebut diperoleh karena BSM memenangkan 5 kategori penilaian yakni The Most Efficient, The Most Profitable, The Most Expansive Funding, The Most Expansive Financing, dan The Most Efficient Expansive Funding.

Sebelumnya, Juli 2010, BSM memperoleh penghargaan Platinum Trophy dari Majalah Infobank atas kinerja baik selama 10 tahun berturut-turut dan penghargaan Bank Syariah Terbaik dari Majalah Tempo dan ABFI Institute. BSM juga memperoleh penghargaan Indonesia Best Brand Award 2010 dari majalah SWA

Pada bulan Mei dan Juni 2010, BSM memperoleh penghargaan Net Promoter Leader untuk kategori Bank Syariah dan Word of Mouth Marketing Award dari majalah SWA. Sementara pada pada tanggal 3 Maret 2010, BSM meraih tiga penghargaan Islamic Finance Award untuk kategori Deal of The Year 2009, Sovereign Deal of The Year 2009, dan Indonesia Deal of The Year 2009. Penghargaan tersebut diberikan oleh RedMoney di Kuala Lumpur, Malaysia atas prestasi BSM menjadi bank syariah penjual sukuk.

Pada bulan Januari 2010, lembaga pemeringkat Fitch Rating menaikkan rating utang jangka panjang BSM yang semula A+ menjadi AA-, dan peringkat sukuk BSM juga meningkat dari semula A menjadi A+.