Menu

LAZISMU Luncurkan CCI

  • Written by yayan
  • Category: Ziswaf
  • Hits: 805

Jakarta (9/8) Untuk penguatan dan pengembangan peran panti asuhan dalam sebuah pendekatan berbasis keluarga, Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) meluncurkan program Child Centre Indonesia (CCI). Program CCI merupakan kerjasama antara LAZISMU dan Majelis Pelayanan Sosial PP Muhammadiyah.

Direktur Eksekutif LAZISMU, Khoirul Mutaqin dalam keterangannya mengatakan, tujuan dari program ini adalah merevitalisasi peran Panti Asuhan dan Ikhtiar memenuhi hak-hak dasar anak. Menurutnya, program ini dilakukan atas dasar penelitian dan studi kasus bahwa pengasuhan terbaik anak adalah di tengah-tengah lingkungan keluarga. Hal ini sesuai dengan rencana strategis pola pengasuhan anak yang dilakukan di lingkungan Muhammadiyah-Asyiyah. “Berdasarkan gambaran tersebut fungsi panti sesungguhnya hanyalah pelayanan sosial, karena itu mengembalikan anak ke keluarga adalah jalan alternatif menempatkan keluarga sebagai tempat terbaik bagi anak,”katanya.

Penguatan keluarga merupakan solusi positif melindungi masa depan anak. Langkah tersebut adalah suatu pendekatan pedagogis-partisipatoris dari program-program yang telah LAZISMU lakukan selama setengah tahun pertama di tahun 2012. Tujuannya besarnya adalah memfungsikan keluarga sebagai lembaga sosial terkecil mandiri yang dapat meningkatkan kapasitas ekonomi.

Kemudian Khoirul Mutaqin juga mengatakan, dalam pendirian CCI memiliki tujuan antara lain perluasan peran panti menuju pusat layanan masyarakat,perubahan paradigm pengasuhan panti menuju pengasuhan berbasis keluarga, pendampingan keluarga rentan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi dan parenting skill dan pengarus utamaan hak-hak anak dilingkungan pengasuhan.       

Untuk menunjang itu semua, kegiatan yang dilakukan selama ini adalah penyusunan SOP panti, pelatihan pengasuh dan pengurus panti, pelatiah relawan dari anak itu sendiri (Reaksi: Relawan Anak Indonesia, yang terdiri dari para mahasiswa), parenting skill kewirausahaan, pembentukan kelompok usaha, bantuan modal usaha dan media kampanye jaringan anak. Sasaran pada tahap pertama sebagai pilot project (Februari 2012-Januari 2013) adalah Panti Asuhan Muhammadiyah yang berada di Wiyung Surabaya dan Panti Serua Depok. Dua panti ini dipilih dengan latar belakang yang berbeda yaitu satu amal usaha milik Muhamamdiyah dan Serua Depok adalah panti asuhan umum (al-Aulia) sebagai langkah perbandingan untuk melihat capaian target yang diharapkan. Kegiatan ini juga melibatkan relawan dari Korea dan Koalisi Internasional CWPC (Child Welfare Partners Committee).

Selain program ICC yang diluncurkan di bulan Ramadhan ini, LAZISMU juga meluncurkan program Adventure for Humanity. Program ini hasil kerjasama tertulis (MoU) LAZISMU dan K2S (komunitas motor Adventure Offroad) Jakarta.  Program ini adalah aksi petualangan komunitas motor Offroad yang mengemban misi kemanusiaan untuk berdialog dan berbagi kepada masyarakat yang berada di kawasan pinggiran dan pedalaman. Fokus utama kegiatannya di samping yang karitatif juga ada upaya aksi rehabilitasi sarana umum seperti tempat layanan kesehatan, pendidikan anak diusia belajar dan sarana ibadah maupun sanitasi air bersih dan aliran irigasi. Tidak terkecuai dengan rehabilitasi masyarakat yang tertimpa musibah bencana alam. Aksi ini akan dimulai pada 12 Agustus, di mana pada tahap yang lebih praktis, LAZISMU dan Komunitas Motor K2S ini akan bekerja bagi terlaksananya aksi keberpihakan masyarakat pinggiran dan desa pedalaman di Kabupaten Bogor, dengan titik lokasi di Desa Leuwi Karet dan Klapa Nunggal khususnya di kampung Cibuntu dan Cioray. (Agus)