Sunday, Feb 05th

Last update:07:39:53 PM GMT

RSS
You are here: info

Info

Sharia Economics Event South East Asia 2011

E-mail Print PDF

 

Sharia Economics Event South East Asia 2011
Asean International Conference (17th November 2011)

Sesion 1 :
“Real Sector Reconstruction Through the Islamic Economic System for Preparing ASEAN Economic Community (AEC) 2015”
By:

1. PROF. DATO’ DR. MOHD. AZMI OMAR
(Professor, Department of Business Administration, Faculty (Kulliyyah) of Economics and Management Sciences, International Islamic University  Malaysia)
2. Prof. Dr. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro*
(Chairman of IAEI and Chief Fiscal Policy Kemenkeu)

Sesion 2:

“Indonesian National Economic Structure Reinforcement Preparing for ASEAN Economic Community (AEC) : Islamic Economic Perspectives”

By:

1. Prof. Munawar Ismail., SE., DEA, Ph.D.
(Professor of Faculty of Economy and Business, Brawijaya University)

2. Dr. Muhammad Nafik H.R S.E, M.Si
(Lecturer Department of Islamic Economics Faculty of Economics, University of Airlangga)

Registration:
31 October – 16  November
University Student     : IDR 65.000,-
Public                       : IDR 70.000,-

Facilities:
1. Seminar kit ( Map, Handout, Blocknote )
2. Coffee Break
3. Lunch
4. International Certificate
5. Doorprise


CP:

Fery (0857 3222 3703)
Eka Adi (081233324398)

Last Updated on Thursday, 03 November 2011 05:37

5th Parenting Seminar - Sex & Financial Education

E-mail Print PDF

Hijrah Institute dan Yayasan Kita dan Buah Hati untuk ke - 5 kalinya berkolaborasi dalam seminar "Sex and Financial Education to Kids'' . Suatu seminar yang akan memberikan pengetahuan kepada orang tua dan guru, bagaimana mengkomunikasikan 2 hal yang sulit untuk dibicarakan kepada anak - anak : masalah seks dan keuangan.

Ratusan orang tua dan guru telah bergabung dalam seminar kami dan merasakan manfaatnya dan diharapkan dengan ilmu yang didapatkan dalam seminar ini orang tua dapat mengkomunikasikan kedua topik ini dengan dengan baik, benar, logis dan mudah untuk dipahami oleh anak.

Bergabunglah dengan Hijrah Institute dan Yayasan Kita dan Buah Hati pada :

5th Parenting Seminar - Sex & Financial Education

”How to Teach Sex & Financial Education to Kids”

 

WAKTU & TEMPAT

Sabtu, 29 Oktober 2011

Pukul 08.30 - 16.00 WIB

Graha Mustika Ratu

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 74-75 - Jakarta Selatan

 

PEMBICARA

1. Financial Education : Elsa Febiola Aryanti - Islamic Financial Planner dari Hijrah Institute

2. Sex Education : Wulansari - Psikolog dari Yayasan Kita dan Buah Hati

 

TOPIK BAHASAN

Sex  Education To Kids :

- Cara efektif mengajarkan pendidikan seksualitas pada anak

- Komunikasi tentang masalah seks yang efektif pada anak

- Memahami tahap perkembangan seksualitas anak

- Menjawab pertanyaan - pertanyaan anak tentang seks

- Menghindarkan anak dari bahaya pornografi

- Menghindarkan anak dari perilaku seks bebas

 

Financial Education To Kids - Islamic Financial Planning :

- Mendorong orang tua untuk menjadi contoh dalam mengelola keuangan untuk anak

- Memahami dunia anak yang berhubungan dengan uang

- Mengkomunikasikan tentang keuangan pada anak

- Mengajarkan tanggung jawab keuangan pada anak, misalnya mengelola uang saku

- Menghindarkan anak dari perilaku hidup boros

- Mengajarkan anak menabung dengan cara-cara kreatif

 

MANFAAT SEMINAR

Sex Education (Pendidikan Seksualitas) To Kids :

- Memberikan pemahaman yang tepat  mengenai seksualitas

- Membekali anak dengan pertahanan diri terhadap bahaya seks bebas & pornografi

- Menghindarkan anak dari bahaya pornografi

- Menghindarkan anak dari perilaku seks bebas

 

Financial Education (Pendidikan Pengelolaan Keuangan) To Kids :

- Memberikan pemahaman pada orang tua tentang pentingnya pendidikan keuangan pada anak

- Mengajarkan life skill pada anak yang tidak diajarkan di sekolah

- Memotivasi anak untuk konsisten dalam menabung, sebagai langkah pertama pengelolaan keuangan.

- Menjadikan anak bertanggung jawab atas amanah uang jajan yang diberikan kepadanya sehingga mampu memanfaatkannya dengan bijak

- Mendorong anak untuk berempati terhadap orang lain yang tidak mampu (dhuafa) melalui kegiatan bersedekah & mensyukuri setiap pemberian orang tua

- Menghindarkan anak dari perilaku hidup boros & konsumtif

- Menghindarkan anak menggunakan uang jajan untuk membeli barang dan hal yang terlarang

 

PESERTA

Orang Tua dan Guru

 

BIAYA PENDAFTARAN

Rp. 300.000,-/ pasangan

Early Bird Rp. 250.000,-/ pasangan sampai sebelum 22 Oktober 2011

Rp. 100.000,-/ orang khusus untuk komunitas Hijrah Institute & Yayasan Kita dan Buah Hati

Rp. 50.000,-/ orang untuk Guru

 

CARA PENDAFTARAN

Transfer Biaya Pendaftaran ke PT. Hijrah Institute, No. Rek. 001 008 9449, Bank Syariah Mandiri Cabang Hasanuddin Jakarta, Fax. Bukti Transfer ke No. Fax. 021 – 721 0258 berikut Nama Jelas dan Nomor Telepon/ HP. Konfirmasikan pendaftaran kepada kami di No. 021 – 720 8936

 

PENYELENGGARA

Hijrah Institute & Yayasan Kita dan Buah Hati

Pusat Niaga Duta Mas Fatmawati Blok D2 No. 10

Jl. RS. Fatmawati No. 39 Jakarta Selatan

Telp. : 021 - 720 8936

HP : 021 - 6064 0572

e-mail : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

 

SPONSOR

Zam Zam Tour & Travel - Hajj & Umra

Mustika Ratu

 

PENDUKUNG ACARA

Pusat Komunikasi Ekonomi Syariah

Genii Courier & Cargo

 

MEDIA PARTNER

Voice of Al-Islam

Sakinah Online

Majalah Qalam

Ar-Rahman Online

 

Last Updated on Wednesday, 26 October 2011 08:06

Buka Bersama & Dialog Interaktif "Ekonomi Syariah dan Pemberantasan Korupsi"

E-mail Print PDF

 

Praktik korupsi telah menjadi permasalahan di berbagai bangsa dunia, terutama di Indonesia praktik korupsi seolah sudah menjadi “budaya”. Sehingga sangat mudah untuk melihat dan menemuinya di masyarakat. Tidak sedikit yang menganggap “wajar” tindakan korupsi ini terjadi karena sudah menjadi perilaku umum di masyarakat.

The Straits Times, salah satu koran Singapura, pernah menjuluki Indonesia sebagai the envelope country, karena segala urusan dapat dengan mudah diselesaikan menggunakan “amplop”. Baik itu untuk mendapatkan tender, lisensi, menyelesaikan perkara oleh hakim, jaksa, polisi, menghadapi permasalahan pajak, mengurus KTP, bahkan untuk masuk sekolah di sekolah ternama pun tidak luput menggunakan jurus pamungkas, yaitu “amplop”.

Ibarat penyakit praktik korupsi di Indonesia sudah amat kronis. Dari waktu ke waktu cenderung semakin meningkat dengan modus yang sangat beragam. Beberapa hasil riset yang telah dilakukan berbagai lembaga menunjukkan tingkat korupsi di Indonesia termasuk tertinggi di dunia.

Hal ini banyak yang mengatakan bahwa diantara sebabnya adalah sistem birokrasi dan sistem pemerintahan bangsa ini telah mengkondisikan para birokrat, politisi, dan semua yang bersentuhan dengan sistem itu untuk melakukan korupsi. Artinya korupsi di negeri ini bukan lagi soal moral dan hukum semata, melainkan adalah persoalan sistemikstruktural yang telah mengakar sedemikian rupa.

Secara seksama dapat dilihat korupsi mengakibatkan terjadinya kesenjangan ekonomi di masyarakat. Jika saat ini kesenjangan antara kaya dan miskin sudah demikian menganga, maka korupsi makin melebarkan kesenjangan itu karena uang terdistribusi secara tidak sehat (tidak mengikuti kaedah-kaedah ekonomi sebagaimana mestinya).

Koruptor makin kaya, yang miskin makin miskin. Akibat lainnya, karena uang gampang diperoleh, sikap konsumtif jadi terangsang. Tidak ada dorongan ke pola produktif, sehingga timbul inefisiensi dalam pemanfaatan sumber daya ekonomi.

Ironisnya, Indonesia adalah Negara dengan penduduk mayoritas muslim, dan merupakan Negara dengan jumlah muslim terbesar di dunia. Sementara dalam tata aturan dan ajaran Islam sangat tegas dan keras melarang praktik korupsi.

Dalam sistem ekonomi syariah ada beberapa hal yang mendasar yang tidak boleh dilakukan dalam transaksi ekonomi, yaitu maysir, gharar, riba dan juga risywah. Maysir merupakan transaksi ekonomi yang menganduk unsur spekulasi (perjudian), gharar merupakan tindakan penipuan atau manipulasi, riba adalah mengambil bunga pada sistem keuangan, sedangkan risywah merupakan aksi suap menyuap.

Larangan terhadap praktik korupsi dapat dijumpai pada al-Qur’an Surat al-Baqarah Ayat 188:

“Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, Padahal kamu mengetahui.”

Dan pada surat An-Nisa’ ayat 29:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang Berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu…”

Korupsi merupakan suatu tindakan yang memakan harta dengan cara yang bathil. Bagian dari korupsi tersebut diantaranya adalah dengan cara memberi dan menerima suap (risywah) ataupun hadiah bagi para pejabat atau yang berkepentingan.

Hadiah dan suap yang diberikan seseorang kepada aparat pemerintah pasti mengandung maksud tertentu, karena buat apa memberi sesuatu bila tanpa maksud di belakangnya, yakni bagaimana agar aparat itu bertindak menguntungkan pemberi hadiah.

Saat Abdullah bin Rawahah tengah menjalankan tugas dari Nabi untuk membagi dua hasil bumi Khaybar separo untuk kaum muslimin dan sisanya untuk orang Yahudi datang orang Yahudi kepadanya memberikan suap berupa perhiasan agar ia mau memberikan lebih dari separo untuk orang Yahudi.

Tawaran ini ditolak keras oleh Abdullah bin Rawahah, “Suap yang kalian tawarkan adalah haram, dan kaum muslimin tidak memakannya”. Mendengar ini, orang Yahudi berkata, “Karena itulah (ketegasan Abdullah) langit dan bumi tegak” (Imam Malik dalam al-Muwatta’).

Tentang suap Rasulullah berkata, “Laknat Allah terhadap penyuap dan penerima suap” (HR. Abu Dawud). Tentang hadiah kepada aparat pemerintah, Rasul berkata, “Hadiah yang diberikan kepada para penguasa adalah suht (haram) dan suap yang diterima hakim adalah kufur” (HR Imam Ahmad).

Nabi sebagaimana tersebut dari hadis riwayat Bukhari mengecam keras Ibnul Atabiyah lantaran menerima hadiah dari para wajib zakat dari kalangan Bani Sulaym. Suap dan hadiah akan berpengaruh buruk pada mental aparat pemerintah. Aparat bekerja tidak sebagaimana mestinya sampai dia menerima suap atau hadiah.

Tampak dengan jelas bahwa Islam melalui syariatnya telah memberikan jalan yang sangat gamblang dalam pemberantasan korupsi dan mewujudkan pemerintahan yang bersih. Di sinilah pentingnya sistem ekonomi syariah menjadi sistem ekonomi Indonesia. Minimal dalam jangka dekat perlu diterapkan dual economic system sehingga ekonomi syariah dapat memberikan kontribusinya dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat atau pembangunan ekonomi bangsa.

 

TUJUAN

1. Menjalin Silaturahmi dan mempererat ukhuwah Islamiyah penggiat Ekonomi Syariah.

2. Memberikan solusi atau cara dalam pemberantasan korupsi di Indonesia serta memotivasi penggiat ekonomi syariah untuk menjauhi praktek suap (risywah) atau korupsi.

 

PEMBICARA

1. Akbar Faisal (Anggota Komisi II DPR-RI)

2. Hendri Saparini (Dewan Penasehat Majlis Ekonomi & Kewirausahaan Muhammadiyah/Direktur Econit)

3. Ikhwan Abidin Basri (Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia)

MODERATOR

Dr. Widigdo Sukarman (Presiden Komisaris Bank Muamalat Indonesia)

 

 

PESERTA

Buka Bersama ini mengundang sebanyak 150 undangan dengan harapan peserta yang hadir sebanyak 100 orang, yang terdiri dari:

1. Lembaga Negara

2. Anggota PKES

a. Perbankan Syariah

b. Asuransi Syariah

c. Asosiasi Ekonomi Syariah

3. Ormas Islam

4. Perguruan Tinggi/Akademisi

 

WAKTU DAN TEMPAT

Dialog Interaktif dan Buka Bersama ini akan dilaksanakan pada:

Tanggal : Kamis, 18 Agustus 2011

Waktu   : Pukul 16.00 - 19.00 WIB

Tempat : Ruang Serbaguna - Bank Indonesia Lt. 3, Gd. Syafrudin Prawiranegara,

Jl. MH. Thamrin No. 2, Jakarta Pusat

 

INFORMASI DAN REGISTRASI

ZARKASIH (0815 1186 1912)

atau hubungi

Pusat Komunikasi Ekonomi Syariah

Gedung BPPT I Lt.17, Jl. MH.Thamrin No.8, Jakarta Pusat

Telp: (021) 3983 6208, Fax: (021) 3983 6209

e-mail: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

Website: www.pkes.org dan www.pkesinteraktif.com

 

 

 

Last Updated on Wednesday, 17 August 2011 14:48

Seminar "Parenting with Love & Islamic Financial Education"

E-mail Print PDF

Parenting with Love & Islamic Financial Education

Mari mengasuh dan mendidik anak dengan penuh cinta dan kasih sayang, dan siapkan masa depan mereka dengan baik agar mampu menghadapi perubahan dan perkembangan zaman yang semakin menantang.

Hal mendasar yang dibutuhkan anak dalam setiap rentang pertumbuhan dan perkembangan hidupnya adalah cinta dan kasih sayang dari orang tuanya. Dengan cinta dan kasih sayang, anak akan tumbuh dan berkembang dengan baik dan menjadi pribadi yang sempurna. Tanpa cinta dan kasih sayang dari orang tua, kepribadian anak akan tumbuh tidak sempurna dan cenderung mendapatkan kesulitan dalam menghadapi berbagai masalah kehidupan dan mudah terjerumus dalam berbagai masalah. Melalui ”Parenting with Love”, orang tua akan memperoleh berbagai kemudahan dalam mendidik anak-anaknya untuk menjadi pribadi yang sempurna dan mampu menatap masa depan yang menantang.

Dengan begitu banyaknya permasalahan yang dihadapi oleh orang tua dalam mendidik anak-anaknya, orang tua membutuhkan solusi dari beragam permasalahan yang ada. Salah satu permasalahan yang sering ditemui oleh orang tua adalah mengenai pengelolaan keuangan dan juga rencana keuangan masa yang akan datang. Melalui ”Islamic Financial Education”, orang tua akan memperoleh berbagai ide dan inspirasi untuk merancang masa depan anak yang membutuhkan solusi keuangan yang baik.

Temukan beragam informasi mengenai pengasuhan dan mendidik anak dengan cinta dan berbagai inspirasi pengelolaan keuangan secara Islami dalam seminar :

4th Parenting Seminar
”Parenting with Love & Islamic Financial Education”


WAKTU & TEMPAT
Sabtu, 6 Agustus 2011
Pukul 09.00 - 15.00 WIB
Gedung BPPT (Badan Pengkajian & Penerapan Teknologi) Lt. 3
Jl. MH. Thamrin No. 8 - Jakarta Pusat


PEMBICARA

1. Financial Education    : Elsa Febiola Aryanti - Islamic Financial Planner dari Hijrah Institute
2. Parenting with Love   : Elly Risman - Psikolog dari Yayasan Kita dan Buah Hati


TOPIK BAHASAN

- Islamic Parenting
- Mendidik dan mengasuh anak dengan cinta dan kasih sayang
- Membangun jiwa dan karakter anak
- Memahami kepribadian anak
- Islamic Financial Education

 

MANFAAT PARENTING WITH LOVE & ISLAMIC FINANCIAL EDUCATION
- Anak memiliki kepribadian dan kepercayaan diri yang baik
- Anak mampu membalas cinta dan kasih sayang orang tua dengan baik
- Anak mampu mengekpresikan diri dengan baik dan terhindar dari penyakit sosial
- Anak akan terhindar dari jeratan narkoba, pornografi, prostitusi dan kejahatan lainnya
- Anak akan mampu memahami pemberian orang tua dan amanah dalam pemanfaatannya
- Anak mampu mensyukuri pemberian Allah SWT dan berempati terhadap penderitaan orang lain
- Anak dapat hidup sederhana dan mampu merencanakan masa depan dengan baik

 

PESERTA

Orang Tua & Guru

BIAYA PENDAFTARAN
Umum : Rp. 300.000/ pasangan
Fasilitas : Hand Out & Sertificate

Early Bird : Rp. 200.000/ pasangan
Sampai 1 Agustus 2011

Special Price
untuk Guru : Rp. 50.000/ orang

GRATIS UNTUK 100 ORANG GURU

Seperti Parenting Seminar sebelumnya, pada Parenting Seminar kali ini,
kami kembali mengadakan program sosial ”Gratis untuk 100 orang Guru”
dimana kami memberikan kesempatan kepada 100 orang guru untuk dapat
menghadiri Parenting Seminar tanpa dikenakan biaya dan setiap sekolah
dapat mengirimkan maksimal 2 orang perwakilan.

Cara Daftar : Kirim nama, asal sekolah dan nomor Handphone
ke alamat e-mail : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it dan konfirmasi
via telepon ke nomor : 021 – 6064 0572.


CARA PENDAFTARAN

Transfer Biaya Pendaftaran ke PT. Hijrah Institute,
Nomor Rekening : 001 008 9449 Bank Syariah Mandiri Cabang Hasanudin Jakarta,
Fax Bukti Transfer ke Nomor Fax :021 - 721 0258  berikut Nama Jelas & Nomor Telepon/ HP.
Konfirmasikan pendaftaran anda kepada kami di Nomor Telpon : 021 - 720 8936.



PENYELENGGARA
Hijrah Institute
Pusat Niaga Duta Mas Fatmawati Blok D2 No. 10
Jl. RS. Fatmawati No. 39 Jakarta Selatan
Telp. : 021 - 720 8936
HP : 021 - 6064 0572
e-mai : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it , This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

Last Updated on Monday, 25 July 2011 02:19

Pelatihan Koperasi Syariah Juli 2011 Intensive Class

E-mail Print PDF

Last Updated on Wednesday, 22 June 2011 02:38

Page 1 of 20

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »